Tampilkan postingan dengan label atm. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label atm. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Januari 2010

chip

JAKARTA- PT Bank Negara Indonesia Tbk akan menambah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebanyak 1.000 unit pada tahun ini. Mesin-mesin tersebut akan dilengkapi antiskimming atau antiduplikasi.

Wakil Direktur Utama BNI, Felia Salim, mengungkapkan, penambahan mesin ATM ini karena banyaknya transaksi nasabah melalui mesin tersebut. "Transaksi nasabah melalui mesin ATM mencapai Rp 300-400 miliar per hari," katanya penghargaan dari Euromoney di kantor BNI, Kamis.

Walaupun belakangan terjadi kasus pembobolan dana nasabah melalui mesin ATM, namun BNI tetap merealisasikan rencana tersebut tahun ini. Mesin ATM yang baru tersebut, akan dilengkapi dengan sistem pengaman, sehingga dana nasabah aman.

"Sebanyak 70 persen di antaranya telah menggunakan sistem pengamanan melalui sistem antiskimming," jelasnya.

BNI merilis, saat ini telah memiliki sekitar 4.025 unit mesin ATM di seluruh Indonesia. Selain itu, pihak BNI juga menjalin kerja sama dengan 10 ribu unit ATN Link dan 15 ribu unit ATM Bersama.

Di samping menambah jumlah unit ATM, BNI juga akan mendongkrak kinerja perusahaan dengan meningkatkan kerja sama dengan sejumlah kantor perwakilan BNI di luar negeri.

Peningkatan tersebut seiring dengan tingginya penggunaan mata uang remmitance uang di negara-negara seperti Taiwan, Malaysa, dan sejumlah negara di Timur Tengah.(Lev/jpnn)

pembobolan

Rosdianah Dewi

(inilah.com/Wirasatria)

Jakarta - Modus operandi yang digunakan dalam pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di 6 bank di Bali adalah skimming/tiping dan pengintipan PIN.

Hal tersebut dikatakan, Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengawasan Perbankan, Budi Rochadi di Gedung Bank Indonesia, Rabu (20/1). "Dari hasil penyelidikan awal, modusnya itu dengan skimming dan mengintip PIN," katanya.

Proses Skimming, kata dia, dilakukan dengan meletakan alat sensor pada mulut ATM. Sedangkan nomer PIN didapat dengan cara mengintip bisa menggunakan kamera tersembunyi.

Budi, melanjutkan, pihaknya telah mencurigai 13 lokasi yang dijadikan sasaran pembobolan ATM. "Semuanya ada di Bali," kata dia.

Untuk mencegah meluasnya pembobolan ATM, Budi menghimbau agar nasabah selalu meneliti dan memperhatikan saat menggunakan mesin ATM maupun mesin Electric Data Capture (EDC).

Selain itu, kata dia, masyarakat juga dihimbau untuk rutin mengganti PIN, menutup angka saat saat memasukkan nomor PIN dan alternatif lain dengan memasukan kembali kartu ATM ke mesinnya agar seusai melakukan transaksi dan memasukan kembali nomor PIN yang salah untuk mengecoh dan kemudian membatalkan proses tersebut. [cms]

Dimana ya ?

 
Powered by Blogger